Pendidikan Harusnya Menyenangkan

???????????????????????????????Saya mendengar banyak keluhan guru. Banyak situasi di sekolah yang memaksa guru berkeluh kesah. Mulai gaji yang rendah, potongan insentif sertifikasi, potongan insentif guru, potongan jam mengajar, hingga soal kebijakan manajemen yang sering berbeda dengan idealisme. Tiap sekolah punya karakter masalah yang berbeda—bergantung pada karakter pemimpinnya.

Pendidikan seharusnya menyenangkan. Baik untuk murid-muridnya, maupun untuk guru-gurunya. Pergi ke sekolah bukan lagi sebuah “ancaman”, tapi aktivitas yang paling dinanti. Kita merindukan murid-murid yang selalu semangat berangkat sekolah setiap pagi. Kita menantikan guru-guru yang mengayuh sepedanya (sepertinya tak ada lagi guru bersepeda) dengan antusias. Yang berdiri di depan kelas dengan senyum mengembang.

Kita tak pernah berhenti berharap, melihat anak-anak menyambut kedatangan guru-gurunya seakan menyambut pemain bola atau artis idolanya. Membalas salam sambil berdiri penuh kegembiraan. Seakan hari itu mereka akan mengalami sesuatu yang istimewa bersama gurunya.

Kalau guru suka menggerutu, suka berkeluh kesah, berarti ada masalah dalam institusinya. Bisa jadi timbul dari pengurus, pimpinan, atau dari person-person yang melingkupi institusi tersebut. Apalagi kalau yang mengeluh siswa-siswinya (wali murid) sebagai “konsumen” utama dari penyelenggara pendidikan. Masalah besar berarti sedang mengancam masa depan sekolah.

Oleh: M. Shorih Kholid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s