Malala: Buku Dapat Mengalahkan Terorisme

MalalaBIRMINGHAM, KOMPAS.COM — Malala Yousafzai, gadis sekolah Pakistan yang ditembak tepat di kepalanya oleh militan Taliban karena mengampanyekan hak perempuan atas pendidikan, mengatakan, buku merupakan ”senjata untuk mengalahkan terorisme”. Dia mengemukakan hal itu, Selasa (3/9/2013), saat membuka sebuah perpustakaan baru di kota yang kini mengadopsinya di Inggris.

Gadis 16 tahun itu memberikan pidato sebelum meluncurkan sebuah plakat stainless steel untuk menandai pembukaan perpustakaan umum terbesar di Eropa, Library of Birmingham.

Yousafzai, yang diterbangkan ke kota di Inggris tengah itu guna menjalani operasi pada Oktober lalu setelah menjadi sasaran seorang pria bersenjata ketika dia berangkat ke sekolah di Pakistan, mengatakan, dia menantang dirinya sendiri, yaitu ”bahwa saya akan membaca ribuan buku dan saya akan membekali diri dengan pengetahuan. Pena dan buku adalah senjata yang mengalahkan terorisme”.

Dia menambahkan, ”Tidak ada senjata yang lebih besar daripada pengetahuan dan tidak ada sumber pengetahuan yang lebih besar daripada kata-kata yang tertulis.”

Remaja itu, yang telah dinominasikan untuk meraih Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini, berbicara dengan penuh percaya diri dengan hanya sedikit kekakuan di sisi kiri wajahnya.

Malala, yang hampir tewas ketika peluru Taliban menyerempet otaknya, telah bersekolah di Birmingham, kota yang memiliki populasi warga Pakistan terbesar di Inggris. Keluarganya juga telah pindah ke kota itu untuk menemaninya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s