Tugas Berat, Kesempatan untuk Berkembang

“Dulu, saya sering berpikir. Kok pimpinan itu ngasi kerjaan ke saya yang berat-berat,” ujar Pak Haji Totok saat sambutan acara perpisahan Bapak Dani Ibrahim.

“Jika dibandingkan dengan teman-teman lainnya, saya sering perhatikan itu. Tapi, saya tidak pernah mengeluhkan amanah itu. Saya kerjakan saja sebaik-baiknya. Ternyata, saya merasa menjadi lebih berkembang di banding teman-teman lainnya.”

Itulah salah satu kunci keberhasilan dalam bekerja yang disampaikan oleh Pak Haji Totok. Kerjaan yang berat memang akan memberikan tantangan kepada kita untuk lebih baik. Sebab, jika belum menguasainya, kita akan belajar lagi untuk meng-upgrade ilmu dan pengetahuan. Sementara bila pengalaman kita terbatas, tugas berat itu akan menjadi peluang kita untuk memperbanyak pengalaman dan mengasah kertrampilan dalam hal itu.

Dalam kesempatan yang sama, Pak Haji juga menyampaikan untuk sesegera mungkin menyelesaikan pekerjaan.

“Tujuannya, bukan biar Anda bisa segera enak-enakan. Tapi, begitu selesai, Anda bisa membantu pekerjaan rekan kerja. Baik di departemen yang sama ataupun berbeda.”

Mengerjakan tugas orang lain, apalagi departemen yang berbeda bisa memberikan kita pengetahuan dan ilmu-ilmu lain yang tidak kita kuasai sebelumnya. Ini tentu saja positif bagi kita dan karier pekerjaan di masa depan.

“Ke depannya, Anda bisa menjadi pegawai yang multitalenta. Ditempatkan di finance, oke. Disuruh kerja di pajak, bisa. Disuruh ngurusi HRGA, juga bisa.”

“Andaikan ada PHK perusahaan, bisa jadi Anda adalah orang terakhir yang jadi pilihan. Iya, kan?” pungkas beliau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s