Ahmad Baehaqi: Bekasi Canangkan Tahun Kejujuran

Ahmad Baehaqi, M.Pd., mantan Kepala UPTD Kec. Pondok Melati Bekasi Selatan yang kini dipromosikan naik jabatan sebagai Ka. Sie. Kurikulum Kota Bekasi didaulat menyampaikan sambutan dan membuka secara resmi acara Seminar Membangun Mutu Sekolah Berbasis Karakter dan Pelatihan Effective Learning yang diselenggarakan Riung Center Yayasan Alam Tata Amaliah, Sabtu (23/7) di Aula YPI Nur Hikmah, Bekasi.
Berikut ini intisari sambutan beliau:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang saya hormati, Pembina Yayasan Nur Hikmah; Ibunda Alia beserta semua unsur yayasan
Yang saya hormati, Pengurus Ummi Foundation, Bapak Masruri, M.Pd.
Yang saya hormati, Pengurus Riung Center, penyandang dana dari semua kegiatan ini
Yang saya hormati, Bapak-bapak narasumber
Yang saya hormati, Bapak-bapak, Ibu-ibu peserta seminar

Sebenarnya, posisi saya di sini belum dalam kapasitasnya sebagai wakil dari kepala dinas pendidikan kota Bekasi. Kalau boleh memberi saran, jika memang kegiatan ini ingin diformalkan, ada baiknya ke depan dari yayasan bisa silaturrahmi ke kepala dinas untuk memberitahukan kegiatan ini. Sehingga, nantinya kepala dinas mendeposisikan surat tersebut kepada saya.

Berkaitan dengan tema seminar kali ini, mengenai pengembangan karakter. Tanggal 10 Mei yang lalu, kota Bekasi berulang tahun. Ada beberapa hal yang dicanangkan oleh Bapak … Ada tiga yang dicangkan beliau; pertama, pertahankan adipura, kedua peningkatan kinerja, dan ketiga; tahun kejujuran. Dari ketiga hal itu, yang paling berat menurut saya adalah yang ketiga. Ini berkaitan dengan tema acara kita pada hari ini.

Pembentukan karakter itu sendiri, tidak bisa instan. Harus melalui berbagai proses yang kontinyu sejak dini. Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti evaluasi UAN Jawa Barat. Salah satu sekolah yang memperoleh nilai tertinggi UAN adalah sekolah swasta di Jawa Barat. Semua nilai UAN siswanya di atas delapan. Saya tidak sebutkan nama sekolahnya. Setelah, diteliti lembar jawaban ujian, ternyata kesalahan-kesalahan yang ada ternyata sama. Jadi, ini kan mencurigakan.

Hal-hal seperti ini barangkali tujuannya adalah ingin mempertahankan prestasi sekolah, memberikan nama baik terhadap sekolah, citra pendidikan suatu daerah, upaya-upaya seperti itu kemudian dilakukan. Maka, inilah fungsi dari pendidikan karakter dalam menghadapi hal-hal seperti itu. Dengan demikian, upaya-upaya dalam meningkatkan mutu berbasis karakter ini sangatlah diperlukan.

Pendidikan berbasis karakter ini, dasarnya adalah akhlak. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Ibu Alia tadi. Tapi, mungkin perlu ditambahkan lagi; berbasis karakter dengan dasar Al-Qur’an dan Sunnah Rasul. Karena, hanya Al-Qur’an dan Hadits Rasul saja yang bisa membangun karakter manusia yang baik. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Aisyah pernah ditanya tentang karakter Rasulullah. Aisyah menjawab, “Karakter beliau adalah Al-Qur’an.”

Beberapa kejadian belakangan ini, justru sangat memperihatinkan. Ada anak-anak yang jujur justru dimusuhi dan dikucilkan. Seperti yang terjadi di sebuah SD di Surabaya. Karena itu, sekali lagi, pendidikan karakter ini sangat penting.

Kemudian, sebagaimana tugas yang diamanahkan kepada saya, maka dengan membaca bismillahirrahmanirrahim Seminar Sehari Membangun Mutu Sekolah Berbasis Karakter dan Pelatihan Effective Learning ini saya nyatakan dibuka.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Bekasi, 23 Juli 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s