Program Pengembangan Mutu SD/MI 2011-2014

LATAR BELAKANG

Lyndon B. Johnson presiden amerika tahun 60-an pernah mengatakan  “ Di belakang meja kerja saya. Saya menemukan sebuah kebenaran besar. Kebenaran  yang menjadi jawaban  dari semua masalah dunia. Kebenaran yang menjadi jawaban dari  semua masalah nasional kita. Yaitu satu kata : PENDIDIKAN.
Berangkat dari kondisi bangsa yang semakin memprihatinkan maka solusi terbaik dan paling strategis adalah memperbaiki mutu pendidikan bagi anak bangsa ini. Melalui program pengembangan mutu sekolah, kami dari “Riung Center” Yayasan Alam Tata Alamiah menjadi support dan partner sekolah dalam rangka memperbaiki mutu sekolah baik dari sisi manajemen, kepala sekolah, guru hingga ke siswa.

< p>Kami memilih mutu sebagai kata kunci karena diyakini bahwa jika di dalam sebuah negara sistem pendidikannya tidak bermutu maka hanya akan menghasilkan kebijakan yang tidak bermutu, produk hukum yang tidak bermutu, lembaga-lembaga pendidikan yang tidak bermutu, kepala sekolah yang tidak bermutu dan pada akhirnya pendidik yang tidak bermutu. Sebagai gambaran tentang kondisi pendidikan di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Sekolah yang tidak bermutu sebenarnya hanya akan menambah permasalahan pendidikan karena 60% lebih guru SD, 50% guru SMP dan 20% guru SMA masih under qualified (Dedi S, 2001);
  • Di lingkungan Departemen Agama, 60 % guru madrasah (MI, MTs, MA) tidak memilki kualifikasi yang memadai sebagai guru, sebanyak 20% guru salah kamar, dan hanya 20% yang layak dari segi kualifikasi pendidikannya (Dedi S, 2001);
  • Guru tingkat dasar yang memenuhi standar kualifikasi pemerintah hanya 38 %. (World Bank 2001);
  • Hingga tahun 2005 ada sejumlah 2.370.225 guru di indonesia yang harus disertifikasi. Untuk guru TK hanya  8,4%, SD hanya 8,9%, SMP hanya 51,3% dan SMA hanya 71,8% yang sudah memenuhi kualifikasi akademik yang diamanahkan UU guru & dosen (Balitbang Diknas 2005);
  • Banyaknya sekolah roboh di negeri ini adalah gambaran dari robohnya pendidikan bangsa.

A. Tujuan

Pembinaan sekolah model sebagai reference center  yang layak dan mudah dicontoh bagi pengembangan mutu pendidikan jenjang SD dan MI di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

B. Cakupan Program

  • Pembinaan dan realisasi sekolah model 3 SD atau MI  di wilayah kerja yayasan dan sekitar
  • Pengadaan perpustakaan sekolah yang representative penunjang sekolah model
  • Pengadaan dan operasionalisasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah sebagai komponen  pengukur sekolah model
  • Perancangan dan realisasi sistem belajar komunal tenaga kependidikan (KKG, MGMP, KKKS, desiminasi PBM dll) sebagai tindaklanjut dari peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan sehingga terjadi continuous improvement secara mandiri

C. Sasaran

Program ini difokuskan pada 3 SD atau MI baik swasta maupun negeri di wilayah kerja yayasan dan sekitarnya dengan tahapan per-tahun sebagai berikut :

  • Pada pertengahan 2012  seluruh sekolah model telah memenuhi semua persyaratan minimal komponen mutu
  • Pada pertengahan 2013 seluruh sekolah model memiliki karakter dasar dari sistem yang mampu berdaya dan bersinergi dalam meningkatkan mutu
  • Pada pertengahan 2014 seluruh sekolah model telah dapat secara mandiri menjadi  reference centre ( pusat referensi) peningkatan mutu pendidikan jenjang SD atau MI dan mampu mengembangkan mutu dirinya sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s